INILAHCOM, Teheran - Nazanin Zaghari Ratcliffe, seorang ibu berdarah Iran mengakhiri aksi mogok makan selama lima hari di penjara, setelah dibujuk keluarganya.
The Telegraph mengabarkan Jumat (18/11/2016), kepada keluarganya, Nazanin 37, mengaku tidak menerima pengobatan yang layak. Walaupun jantungnya sudah berdebar kuat, penglihatannya kabur, dan lengan dan tangannya terasa sakit. Nazanin divonis lima tahun penjara karena mengancam keamanan negara Iran.
“Kabar menurunnya kesehatan Nazanin sangat memprihatinkan,” tutur Philip Luther, riset dan direktur Amnesti Internasional Timur Tengah dan Afrika Utara. “Yang mengejutkan, Pemerintah Iran tidak memberi pelayanan kesehatan yang layak sehingga Nazanin makin menderita,” sambung Philip Luther.
Nazanin Zaghari Ratcliffe, 37, ditahan di Bandara Teheran, 3 April lalu, karena dituduh membahayakan keamanan nasional Iran. Perempuan yang menikah dengan Richard Ratcliffe, dari Hampstead itu, akhirnya dijatuhi hukuman penjara lima tahun dalam pengadilan Garda Revolusi Iran, September lalu.
Menurut Philip, sejak ditahan, Nazanin dipisahkan dari Gabriella, putrinya yang baru berusia 22 bulan. Nazanin yang berprofesi sebagai pekerja sosial itu disekap dalam penjara terkucil selama 45 hari.
Baca Berita Selanjutnya
0 Response to "Ibu di Iran Akhiri Mogok Makan di Penjara"
Posting Komentar