INILAHCOM, Tashkent - Gulnara Karimova, putri mendiang Presiden Uzbekistan Islam Karamov diberitakan dijebloskan ke penjara karena sakit mental, oleh penguasa baru, Presiden Shavkat Mirziyoev.
Padahal, Dailymail mengabarkan Senin (30/10/2016), Gulnara menderita sakit jiwa, karena hampir seluruh kekayaannya disita pemerintahan baru Uzbekistan. Gulnara yang dituduh menjalankan operasi bisnis mafia di Uzbekistan mewarisi kekayaan sekitar US$1,5 miliar dari bapaknya itu, “Lebih kaya dari Paris Hilton, terkenal di dunia dan otaknya encer,” tulis Dailymail. Lulusan Harvard berusia 44 tahun itu, juga memonopoli bisnis minyak Uzbekistan.
Berita kabel diplomatik yang dibocorkan Wikileaks mengungkapkan Gulnara tidak begitu disukai warga Uzbekistan. “Mereka melihat Gulnara sebagai perempuan yang haus kekuasaan dan tamak harta. Ia menggunakan kekuasaan ayahnya untuk memberangus bisnis saingannya,” tulis Wikileaks.
Sejak 2014, Gulnara Karimova dan putrinya Iman yang berusia 18 tahun, tidak terlihat di depan umum lagi. Padahal sebelumnya Gulnara yang juga dikenal disainer pakaian itu, kerap ke Paris menghadiri pagelaran busana, bersama sejumlah selebriti dunia. Gulnara dan Iman bahkan dilarang menghadiri pemakaman mendiang Presiden Islam Karamov.
Kabar buruk yang beredar di Ibukota Tashkent mengabarkan, seluruh kekayaa Gulnara dibagi-bagi di antara pejabat dan penguasa Uzbekistan. Begitu kuat bukti-bukti yang didapat pihak kejaksaan setempat menyebabkan kasus korupsi Gulnara tidak perlu digelar di pengadilan lagi. Sementara putranya menyembunyikan diri di Inggris.
Baca Berita Selanjutnya
0 Response to "Putri Mendiang Presiden Uzbekistan Dipenjara"
Posting Komentar