INILAHCOM, Washington DC - Candace Marie Claiborne, pensiunan Departemen Luar Negeri AS tampil di Pengadilan Distrik Washington DC, Rabu (28/3/2017), karena menjual rahasia negara kepada agen rahasia China.
NBC News mengabarkan, untuk jasanya itu, Claiborne menerima uang puluhan ribu dolar dan fasilitas berlibur ke sejumlah negara, mendapatkan telepon pintar Iphone, dan apartemen di Beijing. Tuduhan jaksa yang dibacakan di pengadilan, antara lain menyebutkan, Claiborne memberikan dokumen sensitif dan rahasia kepada seorang agen rahasia China. Bahkan, pada 2011, salah seorang agen China mengirim email ke Claiborne, dan merasa tidak puas karena informasi yang diberikan sama dengan berita di internet.
Claiborne, 60 tahun, dikenal sebagai ahli manajemen di Departemen Luar Negeri, yang bertugas menempatkan para pejabat di luar negeri. Termasuk menangani materi-materi rahasia. Candace Marie Claiborne, dikenal fasih berbahasa Arab, Mandarin dan Spanyol, dan pernah ditempatkan di Beijing, Shanghai, Baghdad, Irak, Buenos Aires, Argentina dan Khartoum, Sudan.
Claiborne seringkali mengeluh kesulitan uang. Lebih-lebih untuk membiayai hidup seorang lelaki muda, pacarnya, seorang mahasiswa disain yang kuliah di Los Angeles dan sering bepergian bersama ke China. Gara-gara kesulitan uang itu, bekas pejabat departemen luar negeri itu, menerima uang puluhan ribu dolar dalam bentuk uang tunai dan cindera mata. Di antara pemberian itu termasuk sebuah apartemen mewah di Beijing yang ditinggali bersama pacarnya dari Los Angeles.
Dalam sanggahannya, Claiborne mengaku hanya memberikan dokumen yang tidak begitu sensitif dan biasa-biasa saja. Karena itulah, agen rahasia China sering mengeluh karena bahan yang diberikan ternyata sama dengan bahan di internet. Perempuan 60 tahun itu, dikenai tahanan rumah dan kasusnya akan disidangkan kembali pada 18 April 2017 nanti.
Baca Berita Selanjutnya
0 Response to "Pensiunan Deparlu AS Terima Sogok dari Agen China"
Posting Komentar