INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah pemerintah dari beberapa negara mengingatkan warganya yang berada di Indonesia untuk menghindari Jakarta Pusat pada Jumat (2/12/2016) terkait aksi damai menuntut tersangka penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Beberapa negara sperti, Amerika Serikat, Jepang dan Australia telah merilis imabauan untuk mengantisipasi kondisi keamanan di Ibu Kota.
Kedutaan besar AS di Jakarta mengatakan ada kemungkinan berkumpulnya massa di kota-kota lain.
"Bahkan demonstrasi yang damai bisa terjadi konfrontasi dan meningkat menjadi kekerasan. Ada kemungkinan sejumlah kelompok ekstrem mengambil keuntungan dari aksi 2 Desember untuk memicu atau melakukan kekerasan," kata Kedubes AS dalam imbauannya.
"Warga AS harus menghindari wilayah demonstrasi dan mewaspadai kerumunan massa besar, protes dan demonstrasi," katanya sebagaimana dikutip dari Asian Correspondent.
Sementara itu. kementerian Luar Negeri Jepang memperingatkan warga Jepang di Indonesia menghindari Masjid Istiqlal, Balai Kota, Istana Merdeka dan Monas.
Aksi hari ini merupakan aksi lanjutan dari demo besar- besaran yang dilakukan pada 4 November lalu. Aksi tersebut menuntut dipenjarakannya Ahok, yang kini tengah maju dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta, atas tuduhan penistaan agama.
Baca Berita Selanjutnya
0 Response to "Pemerintah Asing Imbau Warganya Hindari Jakarta"
Posting Komentar