PM Kanada Enggan Cabut Pujiannya pada Fidel Castro

PM Kanada Enggan Cabut Pujiannya pada Fidel Castro

INILAHCOM, Antananarivo - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau enggan mencabut pujiannya terhadap mendiang Fidel Castro. Ia sebelumnya dikritik karena mengenang kebaikan mendiang Fidel Castro tanpa menyinggung catatan hak asasi manusia.

Pujiannya itu memicu kemarahan dan ejekan online setelah menyebut Castro 'pemimpin yang luar biasa' dan mengungkapkan kesedihannya atas kematian sang mantan pemimpin Kuba.

Trudeau pada hari Minggu (27/11/216) menyebutkan bahwa pernyataannya itu hanya untuk mengungkapkan pengakuan bahwa mendiang adalah bekas kepala negara sebuah negara yang lama menjalin hubungan dengan Kanada.

"Faktanya Fidel Castro punya pengaruh besar dan panjang kepada rakyat Kuba," kata Trudeau dalam konferensi pers di KTT Francophonie, Madagaskar, lansir Reuters.

"Dia jelas figur yang dipertentangkan dan tentu ada keperihatinan besar menyangkut hak asasi manusia, saya terbuka untuk itu, dan saya sudah garis bawahi," kata dia.

Para anggota DPR dari kubu Konservatif yang beroposisi kepada pemerintah mendesak Trudeau memboikot pemakaman Castro, sedangkan anggota DPR yang lain mengkritik komentar Trudeau tentang Castro.

Kanada adalah negara Barat yang paling bersahabat dengan Kuba dengan tetap memelihara hubungan diplomatik setelah Revolusi Kuba 1959.


Baca Berita Selanjutnya

0 Response to "PM Kanada Enggan Cabut Pujiannya pada Fidel Castro"

Posting Komentar