INILAHCOM, London - Pemerintah Turki memblokir situs WikiLeaks yang merilis hampir 300.000 surel (surat elektronik/email) yang berhubungan dengan partai Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, AKP.
Pejabat Turki mengatakan pemblokiran situs WikiLeaks "karena pelanggaran privasi dan publikasi data yang diperoleh secara ilegal."
Sebelumnya, WikiLeaks menyatakan surel itu berasal dari domain web akparti.org.tr dan umumnya berhubungan dengan masalah dunia dan bukan "masalah internal paling sensitif." Surel-surel dari 2010 sampai 6 Juli 2016 itu diperoleh sebelum upaya kudeta pada 16 Juli.
"WikiLeaks memajukan jadwal publikasinya sebagai respons atas pembersihan pemerintah pascakudeta," kata situs itu dalam sebuah pernyataan.
WikiLeaks menyebutkan, bahwa sumber surel-surel tersebut "tidak berhubungan dengan elemen-elemen di balik upaya kudeta, atau dengan partai politik lawan atau pemerintah."
Upaya kudeta yang menewaskan lebih dari 300 orang Jumat pekan lalu mewakili ancaman paling serius selama 13 tahun Erdogan memimpin Turki.
Pasca gagalnya upaya kudeta itu, puluhan ribu orang, termasuk tentara, polisi, hakim dan guru, sejak itu ditahan atau dipecat dalam upaya pembersihan yang dilakukan pemerintah.
Perlu diketahui, WikiLeaks yang dibentuk 2006 dan diluncurkan setahun kemudian oleh bekas peretas Australia Julian Assange mengemuka tahun 2010 ketika merilis video helikopter Amerika Serikat menyerang Baghdad yang menewaskan dua staf Reuters. WikiLeaks kemudian sering membongkar data-data rahasia dari berbagai negara melalui situsnya.
Baca Berita Selanjutnya
0 Response to "Sebarkan Email Erdogan, Turki Blokir WikiLeaks"
Posting Komentar