INILAHCOM, London - Fatima Manji, seorang presenter stasiun televisi Inggris Channel 4 dipersoalkan banyak pihak, karena mengenakan hijab saat memandu berita penyerangan di Nice, Prancis, 15 Juli lalu.
BBC melaporkan Jumat (22/7/2016), salah satu di antaranya adalah Kelvin MacKenzie. Kolomnis The Sun ini mempertanyakan apakah seorang presenter boleh mengenakan pakaian agama tertentu, saat menyiarkan peristiwa penyerangan yang bernuansa Muslim. “Pertanyaan saya sederhana saja. Apakah seorang presenter boleh mengenakan pakaian yang mencerminkan agamanya,” tulisnya di tabloid The Sun.
“Apakah seorang presenter Kristen yang mengenakan kalung salib di luar bajunya, juga boleh tampil sebagai presenter? Hal itu sama saja dengan seseorang mengenakan hijab,” tulis MacKenzie kepada Ofcom, badan regulator televisi dan radio Inggris. Sementara itu, The Independent Press Standard Organization, IPSO, juga menerima 1.700 surat keberatan atas tampilnya Fatima Manji berhijab.
Gara-gara itu, Fatima Manji mengadukan hal itu ke kantor IPSO. Pengaduan Fatima didukung oleh Ben de Pear, redaktur program acara Channel 4 News Bulletin. “Koresponden saya menjadi korban diskriminasi agama,” tutur Ben de Pear membela Fatima. “Yang tidak dapat kami terima, karyawan kami dipersoalkan karena agamanya. Bukan hasil kerjanya,” kata Ben de Pear.
Sejauh ini belum ada komentar dari IPSO maupun Ofcom. Pada 15 Juli lalu, Fatima Manji memandu acara penyerangan di Nice, Prancis dari London berdasarkan laporan Jon Snow dari Nice Prancis. Mohamed Lahouaiej-Bouhlel memacu truk ke kerumunan pengunjung pesta kembang api dalam perayaan Hari Bastille, 14 Juli 2016. Sebanyak 80 orang tewas dalam peristiwa itu dan pelakunya ditembak mati.
Baca Berita Selanjutnya
0 Response to "Presenter Fatima Manji Pakai Hijab Dipersoalkan"
Posting Komentar