INILAHCOM, Beijing - Diperkirakan setidaknya 100 orang tewas atau hilang akibat hujan deras yang terus melanda wilayah China utara selama beberapa hari terakhir ini.
Kementerian Urusan Sipil melporkan, setidaknya 24 orang di provinsi Hebei, yang mengitari Beijing, Shanxi, Henan dan Shaanxi telah dipastikan tewas akibat hujan lebat yang memicu banjir. Hujan deras tersebut terus mengguyur wilayah itu sejak Senin, 18 Juli lalu, lansir AFP.
Daerah yang paling parah diterjang hujan deras itu adalah wilayah Hebei, 14 dilaporkan tewas dan 72 orang lainnya hilang.
Kementrian juga menyebtukan, bahwa sekitar 123 ribu orang telah dievakuasi di 11 kota di Hebei, dan lebih dari 7 ribu rumah telah hancur. Selain, itu, saluran komunikasi, listrik juga terkena dampaknya.
Ibukota Beijing juga terus diguyur hujan deras, dengan sejumlah ruas jalan terendam banjir setinggi lebih dari 2 meter.
Hujan yang tak henti- hentinya itu juga menyebabkan kelumpuhan transportasi dari berbagai sektor di China.
Setidaknya 200 penerbangan di bandara internasional Beijing juga dibatalkan menyusul hujan deras yang terus berlangsung. Foto-foto dari media sosial setempat menunjukkan beberapa ruas jalanan di kota Beijing dilanda banjir, dengan beberapa mobil memaksakan diri melintasi genangan air.
Lalu lintas terhambat dan sejumlah stasiun kereta bawah tanah ditutup sementara karena ada laporan mengalami kebocoran akibat banjir.
Sementara itu, otoritas layanan kereta api setempat juga mengumumkan dampak pada layanan kereta cepat di Beijing, yang beberapa di antaranya mengalami penundaan akibat cuaca buruk.
Sebelumnya saat musim panas pada tahun 2012, Beijing juga sempat dilanda hujan lebat yang menewaskan sekitar 80 orang dan menjadi yangterparah sejak 60 tahun terakhir.
Baca Berita Selanjutnya
0 Response to "Hujan Deras, 100 Orang Tewas atau Hilang di China"
Posting Komentar